Nurlela: Konflik Perumda, 2 Kelurahan Tak Dapat Pelayanan Air Bersih

Sebarkan:
Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif 

TERNATE, PotretMalut - Konflik di internal Perusahan Daerah Air Minum (Perumda) Ake Gaale sangat mempengaruhi pelayanan air bersih di Kota Ternate.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif mengatakan, adanya kisruh di Perumda Ake Gaale menyebabkan kelurahan kesulitan mendaptkan air bersih, seperti Kelurahan Salahuddin dan Maliaro.

“Jadi setelah Komisi III turun reses di dua Kelurahan itu, ada aksi protes masyarakat terkait pelayanan air bersih. Mereka sampaikan sudah 1 bulan tidak mendapat pelayanan air bersih. Bahkan masyarakat justru membeli air dengan harga Rp 80.000- 100.000,”tuturnya kepada Media Brindo Grup, Selasa (20/12/2022). 

Nurlaela menyangkan masalah di Perumda. “Sangat disayangkan problem yang terjadi, padahal sejak awal kita sudah ingatkan pihak Perumda, tetapi berbuntut juga pada pelayanan publik. Karena konflik itu masyarakat yang kena dampaknya,”ujarnya. 

Menurutnya, meskipun ada konflik, pelayanan air bersih menjadi tanggung jawab Perumda sebab air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat.

Dengan konflik tersebut, lanjutnya, Badan Musyawarah DPRD Kota Ternate akan mengundang Wali Kota M Tauhid Soleman untuk rapat bersama menyikapi persoalan ini. 

“Kami minta ketegasan Wali Kota,”tandasnya. Sesuai hasil rapat Badan Musyawara DPRD tadi, rapat antara DPRD dan Wali Kota dijadwalkan pada tanggal 26 Senin depan. (ham/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini