Belum Direstui Bupati, Penerapan Retribusi Parkir di RSUD Labuha Masih Dikaji

Sebarkan:
RSUD Labuha (Istimewa)
HALSEL, PotretMalut - Wacana penerapan retribusi parkir di Rumah Sakit Umum Daerah Labuha, Kabupaten Halmahera Selata, mulai mengemuka sebagai salah satu potensi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Meski demikian, rencana tersebut hingga saat ini belum diputuskan karena masih dalam tahap pengkajian mendalam oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, menegaskan bahwa sampai sekarang belum ada pemberlakuan tarif parkir di lingkungan rumah sakit. Keputusan akhir mengenai kebijakan ini masih harus menunggu persetujuan dari Bupati Halmahera Selatan.

"Iya, memang TAPD Pemkab Halsel sudah berkunjung ke RSUD Labuha. Tapi pak Bupati belum menyetujui, bahkan masih dalam pengkajian dengan melihat kondisi masyarakat," ujar dr. Titin saat dikonfirmasi, Rabu (07/10/2026).

Titin menjelaskan, aktivitas yang sedang berjalan di area rumah sakit saat ini murni sebatas penataan kawasan parkir. Langkah ini diambil demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan, terutama saat jam-jam padat ketika keluarga pasien datang menjenguk.

"Jadi sampai sekarang belum ada pemberlakuan atau penerapan biaya parkir di RSUD Labuha," tegasnya.

Meski belum resmi diterapkan, rencana penarikan retribusi ini dikabarkan telah mendapat respons positif dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Halmahera Selatan. Selain TAPD, DPRD Halmahera Selatan juga dilaporkan memberikan dukungan penuh terhadap wacana ini sebagai langkah strategis dalam menggali potensi PAD baru.

"Kalau rencana retribusi parkir di RSUD Labuha direspons positif, bahkan DPRD mendukung. Memang TAPD Halsel melihat ada potensi PAD kalau diterapkan retribusi parkir," ungkap Titin.

Di samping regulasi, kesiapan infrastruktur juga menjadi faktor krusial yang tengah dipersiapkan. Pihak RSUD Labuha baru berencana mengusulkan pembangunan area parkir yang representatif pada tahun 2027 mendatang.

"Kita baru akan usulkan pembangunan lokasi parkir di tahun 2027. Apakah nanti skemanya gratis atau penerapan retribusi parkir, kami masih terus berkoordinasi dengan pak Bupati," pungkasnya. (Ar/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini