Formapas Malut Gelar Pelantikan dan Deklarasi 8 Komitmen Strategis

Sebarkan:
Pelantikan Forum Mahasiswa Pascasarja Maluku Utara Jabodetabek-Banten
JAKARTA, PotretMalut - Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (Formapas Malut) Jabodetabek-Banten, melakukan pelantikan pengurus periode 2025-2027, di Gedung Pusdatin Kesos, Kemensos RI, Cawang Jakarta Timur pada Sabtu, (02/08/2025).

Pelantikan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, diantaranya Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR, Ir. Edy Juharsyah, M.Tech, Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, S.Ip, dan Sekretaris Daerah Halteng, Bahri Sudirman.

Hadir pula sejumlah Pejabat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, diantaranya Kepala Badan Keuangan, Abd. Rahim Yau, Kepala Dinas PTSP Samsul Bahri Ismail, perwakilan Dinas PUPR/Kabid Tata Ruang, Bambang Prakoso, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Kominfo, Andi Ismail, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Bambang W.H.

Sebagai tamu kehormatan, hadir Ketua Dewan Penasihat Formapas, Haris Rusly Moti. Terlihat pula anggota DPRD Pulau Taliabu, Siliwanus Tono Himalaya, CEO Nuansa Group, Irman Saleh, dan Direktur Anatomi Pertambangan Indonesia, Riyanda Barmawi.

Ketua Umum Formapas Malut, Riswan Sanun mengatakan, Formapas harus menjadi creative minority dari Maluku Utara, untuk menjawab disrupsi teknologi, polarisasi politik, kesenjangan sosial, dan ketimpangan pembangunan wilayah kepulauan dengan ide dan aksi nyata.

Ketua Umum Formapas, Riswan Sanun Saat Sambutan
Hal ini dikarenakan, era disrupsi atau perubahan yang cepat, kompleks, menuntut adaptasi tinggi.

"Peradaban hanya dapat bertahan jika mampu menjawab tantangan dengan respons kreatif," ungkap Riswan dalam sambutan usai dilantik.

Ia mengatakan, Formapas akan menjawab perubahan sosial, politik, ekonomi, dan teknologi, sejalan dengan tema yang diusung "ERA Baru Formapas: Dari Maluku Utara Untuk Indonesia Maju". 

Riswan menegasakan, Formapas Malut Jabodetabek-Banten adalah bagian dari gerakan nasional yang mendukung arah pembangunan Asta Cita.

Olehnya, terlepas dari delapan misi menuju Indonesia Emas 2045 yang ditetapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Formapas juga menyusun delapan komitmen strategis sebagai turunan dari Asta Cita.

Formapas adalah peta kecil dari Indonesia yang besar. Lahir dari timur, dengan cita-cita menjangkau seluruh Nusantara. 

"Mari kita jaga marwah organisasi ini, Kita buktikan bahwa dari Maluku Utara, bisa lahir gagasan-gagasan besar yang menyumbang kemajuan bangsa," ajak Riswan.

Sebagai penegasan arah perjuangan, Formapas mendeklarasikan diri "Dari Timur, Kami Berdiri Untuk Indonesia Raya", dengan delapan komitmen strategis Formapas dan amanat sejarah.

Pertama, penguatan Pancasila dan demokrasi substantif, Kedua, kebijakan pro rakyat dan anti kemiskinan, Ketiga, pembangunan ekonomi berdikari dari daerah, Empat, revolusi pendidikan dan inovasi teknologi, Lima, kepemimpinan intelektual dan bermoral, Enam, ketahanan energi, pangan dan lingkungan hidup, Tujuh, transformasi digital dan kepemudaan inklusif, dan Kedelapan, kolaborasi nasionalis-intelektual untuk Indonesia Raya. (Tim/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini