Keberadaan SPBUN Sayoang Dinilai Membantu, Nelayan Harap Penambahan Stok BBM Bersubsidi

Sebarkan:
Kapal Milik Para Nelayan Penerima Solar Subsidi dari SPBUN Sayoang di Pelabuhan Panamboang
HALSEL, PotretMalut - Keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, yang menaungi Kelompok Nelayan Maju Sasama, dirasakan sangat membantu aktivitas melaut para nelayan yang berbasis di pelabuhan Desa Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan. 

Kehadiran fasilitas penyalur ini mempermudah akses bahan bakar, meskipun para nelayan berharap adanya peningkatan kuota stok BBM di masa mendatang.

Dedi, selaku koordinator yang menaungi 5 kapal nelayan, mengonfirmasi bahwa pihaknya rutin menerima pasokan dari SPBUN Sayoang. Sebagai pemilik kapal Virgo, ia menjelaskan bahwa dalam sekali pengisian, kapalnya biasa mengambil BBM jenis solar bersubsidi sebanyak 200 liter.

"Seluruh pengambilan sesuai aturan. Dalam satu bulan kalau stok yang masuk sepuluh kali, saya bisa melakukan pengambilan tiga sampai empat kali, itu tergantung dari ketersediaan minyak yang masuk," ujar Dedi saat diwawancarai, Kamis (29/10/2026).

Dampak positif juga dirasakan oleh Ismail, seorang nelayan yang mengoperasikan kapal Kalisa. Menurutnya, meski pemerintah telah memberikan bantuan lewat program subsidi ini, kendala di lapangan sering kali dipicu oleh faktor kelangkaan pasokan.

Ismail juga membeberkan tantangan lain terkait pemerataan bantuan subsidi untuk armada miliknya. "Saya punya empat kapal, tapi hanya satu kapal yang mendapatkan subsidi, sedangkan tiga kapal lainnya tidak dapat. Padahal tempat mata pencaharian kami (mancari) cuma di sini saja," keluhnya.

Ridwan, nelayan lainnya, memberikan apresiasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas SPBUN Sayoang yang dinilai sudah bagus. Namun, ia menyayangkan belum seluruh kapal nelayan di wilayah tersebut bisa terakomodasi secara maksimal akibat keterbatasan kuota.

"Pelayanan di SPBUN Sayoang ini bagus, tapi belum semua kapal bisa terlayani karena stok BBM yang masuk masih sedikit. Semoga ke depan seluruh kapal nelayan di sini bisa mendapatkan bagian yang sama," harap Ridwan.

Para nelayan di pelabuban Panamboang berharap pihak terkait dapat mengevaluasi dan menambah kuota stok solar bersubsidi di SPBUN Sayoang agar seluruh armada kapal pencari ikan dapat melaut secara reguler demi menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka. (Ar/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini