Pemilik CV Indong Saputri Angkat Bicara Soal Ambruknya Penyangga Dermaga Tagono

Sebarkan:
Nurbaya Tuahuns, Pemilik CV Indong Saputri 
HALSEL, PotretMalut - Pemilik CV Indong Saputri, Nurbaya Tuahuns, angkat bicara setelah meninjau langsung lokasi proyek pembangunan dermaga di Desa Tagono, Kecamatan Makian Barat, pada Sabtu (24/10/2026).

Nurbaya mengaku sangat terpukul atas insiden ambruknya steleng atau penyangga sementara pada proyek bernilai Rp970.336.239 tersebut, yang memicu gelombang sorotan hingga desakan agar perusahaannya masuk daftar hitam (blacklist).

"Sampai ada yang minta blacklist torang (kami)," ungkap Nurbaya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan tersebut ia sampaikan setelah turun ke lapangan bersama tim, untuk melihat langsung kondisi proyek yang baru berjalan sekitar dua minggu itu.

Nurbaya juga mengungkap adanya wacana perubahan desain konstruksi dermaga. Berdasarkan pertemuan di lokasi yang dihadiri oleh Kepala Desa Mateketen Muhammad Nur Iskandar, pihak Dinas Perhubungan, konsultan, dan kontraktor, sempat muncul pembahasan untuk mengubah bentuk dermaga yang semula menyerupai huruf T menjadi lurus.

Perubahan ini dipertimbangkan agar gelombang laut dapat bergerak lebih leluasa. Namun, Nurbaya menegaskan belum mengetahui pasti apakah wacana tersebut sudah menjadi keputusan resmi atau masih sebatas pembahasan.

Selain persoalan desain, kebutuhan akan pembangunan pemecah ombak (breakwater) juga mengemuka. Nurbaya menyebutkan bahwa fasilitas pengaman tersebut kemungkinan akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Selatan, dan baru akan diusulkan tahun depan.

"Cuma saya dengar dong ba carita (mereka berbicara) saja, saya belum tahu kapan dong mau bikin," tambahnya.

Proyek jembatan dermaga ini sendiri berada di bawah naungan Dinas Perhubungan Halmahera Selatan. Hingga saat ini, penyebab pasti ambruknya steleng atau penyangga sementara di tengah proses pekerjaan tersebut belum dijelaskan secara resmi.

Begitu pula dengan kejelasan apakah pemecah ombak sudah masuk perencanaan awal atau merupakan proyek terpisah. (Ar/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini