DEW RN Malut Desak Timsel KPU Lebih Selektif

Sebarkan:

Ketua DEW RN Malut, Nurcholish Rustam (doc. Pribadi)

TERNATE, PotretMalut - Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara (DEW RN) Provinsi Maluku Utara kembali angkat suara terkait proses Pemilu 2024.

Pasalnya, DEW RN Malut menilai banyak terjadi pelanggaran fatal dalam prosesi lima tahunan tersebut.

Ketua DEW RN Malut, Nurcholish Rustam mengatakan, ada permainan yang nampaknya dijalankan secara terstruktur untuk memenangkan kandidat tertentu.

RN Malut menyoroti carut marutnya proses rekapitulasi mulai dari tingkat kecamatan hingga Kabupaten/Kota.

"Salah satu yang kami lihat adalah carut marutnya proses rekapitulasi mulai dari tingkat kecamatan hingga Kabupaten, khususnya di Halmahera Selatan," ungkap Cholis saat ditemui, Rabu, (06/03/2024).

Selain Halsel, DEW RN Malut juga melihat proses Pemilu di Kota Ternate yang tidak sesuai prosedur dan merugikan pihak tertentu.

"Ini terjadi di TPS 8 Kelurahan Tabona yang mengakibatkan tidak sah nya suara Caleg tingkat Kota," sebutnya.

Mengamati kondisi tersebut, DEW RN Malut mendesak agar Bawaslu dan KPU lebih terbuka dalam proses rekapitulasi dan mengawal kepentingan semua Caleg.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar seleksi KPU yang tengah berlangsung, baik provinsi maupun kabupaten/kota agar lebih selektif.

"KPU dan Bawaslu provinsi harus mengevaluasi seluruh penyelenggara tingkat kecamatan hingga Kabupaten, khususnya di Halsel," sebutnya.

"Kedua, Timsel KPU harus lebih selektif melihat penyelenggara yang tidak lagi kredibel yang kembali mengikuti seleksi KPU," tambahnya.

Pria yang akrab disapa Cholis ini juga berharap masyarakat untuk selalu menjaga situasi agar tetap kondusif. (mbg/red).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini