![]() |
| Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman |
Brigjen Pol. Arif Budiman, yang resmi menjabat Kapolda Maluku Utara pada 17 Mei 2026 ini mengatakan, pihaknya terus berupaya maksimal untuk mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi dalam konflik tersebut.
"Konflik di Banemo dan Sibenpopo menjadi pekerjaan rumah bagi saya. Kami akan mengupayakan segala cara untuk mengungkap pelaku pembunuhan dan menuntaskan kasus ini," ujar Kapolda saat kunjungan kerja di Polres Halmahera Tengah, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, proses pengungkapan kasus tidaklah mudah karena keterbatasan alat bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, jumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut juga sangat minim karena kejadian berlangsung di kawasan hutan.
"Kami menghadapi kendala minimnya bukti dan saksi. Namun, penyidik terus bekerja melakukan pendalaman, termasuk pemetaan ulang di lokasi kejadian untuk mencari petunjuk baru yang dapat membantu mengungkap pelaku," katanya.
Kapolda menambahkan, pihaknya juga memanfaatkan teknologi, termasuk drone dan pemantauan udara, guna mendukung proses penyelidikan di area TKP yang sulit dijangkau.
"Kami berharap penggunaan teknologi ini dapat membantu menemukan titik terang, sehingga kasus tersebut segera terungkap," ujarnya.
Di akhir keterangannya, Kapolda mengimbau masyarakat Banemo dan Sibenpopo agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi atau hoaks, yang berpotensi memperkeruh situasi.
"Saya berharap masyarakat tidak terpancing isu-isu yang belum tentu benar. Mari percayakan proses hukum kepada aparat kepolisian. Kami berkomitmen mengungkap pelaku dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya.
