![]() |
| Kondisi Jalan Sebelum Diperbaiki PT IWIP |
Proyek pengaspalan yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat itu, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga memicu pihak swasta, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), turun tangan melakukan perbaikan.
PT IWIP diketahui mulai memperbaiki ruas jalan Lelilef Sawai-Lukulamo, di Desa Lukulamo dan Lelilef Sawai sejak Agustus 2024. Langkah tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan BPJN sekaligus pengawasan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Halmahera Tengah.
Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, secara terbuka mengakui adanya perbedaan kualitas spesifikasi antara pekerjaan BPJN dan pekerjaan yang dilakukan PT IWIP.
"Kalau dilihat langsung, spek BPJN kalah dengan spek PT IWIP. Itu bisa dibuktikan dari ruas jalan mulai Bandara IWIP sampai ke Desa Lukulamo yang dikerjakan oleh IWIP. Ketebalan aspalnya lebih bagus," ujar Ahlan, Selasa (20/01/2026).
Pernyataan tersebut, memperkuat dugaan bahwa pekerjaan pengaspalan oleh BPJN tidak maksimal, sekaligus memunculkan desakan agar dilakukan evaluasi teknis dan audit terhadap proyek jalan nasional tersebut.
Kepala BPJN, Navy Anugerah Umasangadji, saat dikonfirmasi via Whatsapp, mengarahkan agar informasi teknis dan detail kegiatan dikoordinasikan langsung melalui tim balai.
"Pertanyaan bisa disampaikan langsung ke Noi (Nama salah satu staf yang direkomendasikan Kepala BPJN untuk dimintai keterangan) untuk kemudian dikumpulkan dan dijawab oleh Kasatker atau PPK terkait," sebutnya.
Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 untuk pekerjaan di wilayah Halmahera Tengah saat dikonfirmasi, meminta agar mengikuti arahan Kepala BPJN.
Hingga berita ini ditayangkan, Potretmalut.com masih dalam upaya konfirmasi kepada pihak yang direkomendasikan Kepala BPJN. (Calu/red)
