![]() |
| Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba saat Memberikan Sambutan Pada Festival Sepak Bola Anak Merdeka |
HALSEL, PotretMalut - Sebanyak 20 tim dari 8 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Halmahera Selatan resmi berlaga dalam turnamen bergengsi Festival Sepak Bola Anak Merdeka di Gelanggang Olahraga (GOR) Desa Tuokona, Kecamatan Bacan Selatan.
Acara yang mengusung tema "Raih Prestasi, Pupuk Sportivitas Sejak Dini" ini, dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, pada Jumat (21/8/2026). Kompetisi kelompok umur ini dijadwalkan berlangsung ketat selama tiga hari hingga Minggu 23 Agustus.
Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba mengapresiasi tinggi dedikasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, pelatih, hingga para orang tua yang berkomitmen mengawal bakat emas anak-anak sejak usia dini.
"Sepak bola adalah olahraga yang paling dinanti di dunia. Karena itu, semangat anak-anak kita harus dipupuk sejak dini. Festival ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan sarana krusial untuk belajar, melatih mental, membentuk karakter disiplin, serta menjaga sportivitas," ujar Bassam.
Ia juga menitipkan pesan menyentuh kepada para pesepak bola cilik, agar selalu bertanding dengan hati yang gembira, jujur, serta menghormati lawan maupun keputusan pengadil di lapangan.
Bupati menegaskan, Pemerintah Daerah Halmahera Selatan akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap pemanduan bakat usia dini. Menurutnya, konsistensi adalah kunci utama melahirkan bintang lapangan hijau di masa depan.
"Jika pembinaan ini terus berjalan berkelanjutan, peluang melahirkan atlet berprestasi yang membawa nama harum daerah akan selalu terbuka lebar. Kepada orang tua dan pelatih, terus berikan dukungan positif tanpa harus memberikan tekanan yang berlebihan kepada anak-anak," tambahnya.
Prosesi pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting sepak bola lokal, di antaranya Ketua PSSI Halmahera Selatan Suhdan Kasuba, Ketua Komunitas Sepak Bola (KOMPAS) Halmahera Selatan Sarjan Jafar, jajaran pejabat daerah, serta para orang tua yang antusias memberikan dukungan dari pinggir lapangan. (Ar/red)
