Dugaan Pengusiran Wartawan, Pengelola Kusu Island Resort Diperiksa Polisi

Sebarkan:
Reskrim Polres Halmahera Selatan (Istimewa)
HALSEL, PotretMalut - Pengelola Kusu Island Resort, Barbara, menjalani pemeriksaan di Kepolisian Resor Halmahera Selatan pada Rabu (05/08/2026).

Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut, terkait dengan laporan dugaan pengusiran dan pengancaman terhadap seorang wartawan.

Barbara tiba di Mapolres Halmahera Selatan dengan menggunakan mobil berwarna hitam. Selama proses interogasi, warga negara asing itu didampingi oleh seorang penerjemah serta Iksan, pejabat fungsional dari Bidang Promosi Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif Halmahera Selatan.

Selain Barbara, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Halmahera Selatan juga memeriksa Hein, salah satu pekerja di Kusu Island Resort.

Pemeriksaan terhadap Hein dilakukan guna melengkapi rangkaian pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) dalam penanganan kasus ini.

Penyidik Polres Halmahera Selatan, Julfil, membenarkan adanya agenda pemeriksaan terhadap pengelola resort yang terletak di Pulau Kusu tersebut.

"Kami memeriksa Barbara selama tiga jam," kata Julfil kepada awak media usai pemeriksaan, Rabu (05/08/2026).

Julfil menambahkan, untuk mendalami perkara ini, penyidik juga meminta Barbara menyerahkan dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan Kusu Island Resort. Dokumen ini dinilai penting untuk memetakan aturan internal resort, terutama terkait mekanisme penerimaan tamu serta kunjungan kerja jurnalistik.

Kasus ini mencuat setelah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Selatan, resmi melaporkan pihak pengelola ke polisi atas dugaan tindakan menghalangi-halangi tugas jurnalistik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci materi pertanyaan maupun hasil pemeriksaan terhadap Barbara dan Hein.

Hasil resmi pemeriksaan baru akan dikonfirmasi lebih lanjut setelah Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan tiba di tempat, lantaran yang bersangkutan saat ini diketahui masih berada di luar daerah. (Ar/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini