![]() |
| PDAM Halmahera Selatan |
Program infrastruktur pelayanan air bersih ini, rencananya akan diajukan agar mendapatkan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.
Direktur PDAM Halmahera Selatan, Soleman Bobote, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus melakukan validasi data dan kondisi lapangan. Langkah awal ini sangat krusial sebagai bagian dari proses penyusunan perencanaan program sebelum dibawa ke tingkat pusat.
"Saat ini kami melakukan validasi data lapangan untuk perencanaan usulan peningkatan SPAM APBN, khususnya Air Mangga dan Desa Jikotamo Timur," kata Soleman pada Jumat (07/08/2026).
Menurutnya, validasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan kondisi eksisting, menganalisis kebutuhan riil masyarakat, serta menilai kesiapan teknis lokasi.
Sebanyak empat kawasan telah ditetapkan menjadi prioritas utama dalam usulan perencanaan program SPAM tahun 2027, yaitu peningkatan SPAM Air Mangga–Jikotamo Timur, SPAM Bacan Timur di kawasan Sungai Ra, Desa Wayamiga, SPAM Gane Timur di Desa Maffa, dan SPAM Gandasuli di Kecamatan Bacan Selatan.
Soleman menambahkan, seluruh progres yang berjalan saat ini diarahkan untuk pemenuhan kriteria kesiapan atau Readiness Criteria (RC). Dokumen kelengkapan kesiapan usulan tersebut nantinya akan menjadi modal utama dalam pembahasan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.
"Progres usulan saat ini validasi lapangan untuk pemenuhan RC, kemudian untuk pembahasan ke Kementerian PUPR pusat," ujarnya.
Langkah proaktif PDAM Halmahera Selatan ini dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan pelayanan air bersih bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan penguatan sarana dan prasarana. (Ar/red)
