![]() |
| Utary Ramadhani Awedy saat menerima SK resmi di Gedung DPR RI |
Tongkat estafet kepemimpinan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP PIRA, Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) resmi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (24/09/2026).
Sebagai organisasi sayap resmi Partai Gerindra, PIRA memegang peran krusial dalam memperjuangkan hak dan pemberdayaan perempuan di ranah politik, sosial, dan kemasyarakatan.
Usai menerima mandat penting tersebut, perempuan yang akrab disapa Tary ini menegaskan tidak ingin membuang waktu. Didampingi Sekretaris DPD PIRA Maluku Utara, Vivi, Tary langsung mencanangkan target besar dan bergerak cepat melakukan konsolidasi internal.
"Kami siap dan berkomitmen penuh menjalankan tugas ini. Dalam waktu dekat, langkah pertama kami adalah merapatkan barisan dengan membentuk struktur kepengurusan DPD yang solid hingga ke tingkat kabupaten/kota, serta menyusun program kerja strategis ke depan," ujar Tary.
Menariknya, Tary menekankan bahwa arah gerak PIRA Malut di bawah kepemimpinannya tidak akan berjalan sendiri. Ia memastikan seluruh program kerja yang disusun nantinya akan terintegrasi dan sejalan dengan visi besar Nawacita serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Isu-isu krusial seperti pemberdayaan ekonomi perempuan, penguatan ketahanan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menjadi pilar utama gerakan mereka di bumi Maluku Utara.
"Kami ingin PIRA Maluku Utara hadir bukan sekadar sebagai organisasi nama, melainkan menjadi garda terdepan bagi perempuan-perempuan Malut untuk tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, tangguh, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, sekaligus menyukseskan program pemerintah pusat," pungkasnya. (Tim/red)
