TI Malut Ikut Pra PON XXI Dengan Dana Pribadi

Sebarkan:
Tim Taekwondo Indonesia Maluku Utara

TERNATE, PotretMalut - Pembukaan pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional XXI tahun 2023 berlangsung pada Jum'at, (27/10/2023).

Agenda yang berlangsung di Gedung POPKI Cibubur Jakarta itu, diikuti 9 atlet Taekwondo Indonesia Maluku Utara bersama Manager dan Pelatih.

Diketahui, Taekwondo Indonesia Maluku Utara menurunkan 4 atlet Kyrogi putra, 3 atlet Kyrogi putri, dan 1 orang atlet Poomsae putri.

Ketua Tim TI Malut Mansur Sangadji berharap, 9 atlet dengan masing-masing kelas mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Malut.

"Semoga 9 atlet TI yang diturunkan pada pentas olahraga Nasional khusus cabang beladiri Taekwondo Indonesia, dapat mengharumkan nama Malut,"ungkap Mansur dalam rilis yang diterima Redaksi PotretMalut.com.

Mansur menyebutkan, harapan yang sama datang dari Ketua TI Malut Luffi Saleh dan Ketua Umum KONI Malut Djasman Abubakar. 

Pasalnya, para atlet telah serius berlatih sehingga dimungkinkan bisa meraih tiket menuju PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Mansur menyebutkan, 9 atlet TI Malut itu telah digodok selama 2,5 bulan melalui TC dan Try Out di Ternate dan Surabaya yang ditangani langsung oleh Pelatih Nasional Master Arland Tuasela, Sabam Tiaramon, dan Sabam Nawan.

"Konsentrasi latih mereka pada soal fisik dan stamina, teknik, strategi, serta taktik bermain,"ujarnya.

Manajer Tim Pra Kualifikasi PON XXI Efendi Mahmud mengatakan, meski dengan anggaran sendiri dan sangat terbatas, pihaknya tetap konsisten memberangkatkan para atlet untuk tampil pada ajang bergengsi 4 tahunan itu.

"Kami tetap semangat dan penuh percaya diri, kondisi ini tidak menyurutkan semangat dan percaya dapat mengharumkan nama Malut. Kita target lebih dari satu lolos dan mendapatkan tiket menuju PON XXI,"ungkapnya.

Ia berharap, kondisi anggaran yang menjadi petaka cabang olahraga tersebut menjadi ikhtiar dan perhatian serius dari Pemerintah Daerah, DPRD, dan KONI Malut.

"Agar tidak terulang lagi pada kegiatan olahraga, terutama pada pelaksanaan PON XXI 2024 nanti,"harapnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran tidak saja dialami TI Malut, bahkan ada cabang olahraga yang tidak bisa memberangkatkan atlet nya ke Pra PON XXI.

"Kepentingan anggaran untuk kegiatan olahraga nasional maupun daerah harus dibicarakan tuntas oleh pemerintah dan melibatkan cabang olahraga,"pungkasnya. (Mail/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini