![]() |
| Kepala DPM-PTSP Halmahera Selatan, Nasir J. Koda (Foto/Ar) |
Kepala DPM-PTSP Halmahera Selatan, Nasir J. Koda, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari perbaikan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan perizinan.
"Target PAD tahun 2025 sebesar Rp 8 miliar, realisasinya mencapai Rp 12,6 miliar," kata Nasir saat diwawancarai Potretmalut.com, Selasa (03/02/2026).
Menurut Nasir, capaian itu tidak membuat jajarannya berpuas diri. Ia menegaskan bahwa DPM-PTSP tetap melakukan penataan internal, serta menyiapkan inovasi pelayanan perizinan pada 2026, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
"Kami tidak berbangga diri dengan capaian ini. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tahun 2026 target PAD kembali dipatok Rp 8 miliar, sehingga kami terus mengidentifikasi sektor perizinan yang berpotensi mendongkrak penerimaan daerah," ujarnya.
Ia optimistis, target PAD tahun 2026 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya. Ia menyebut sejumlah skema telah disiapkan, mulai dari percepatan proses perizinan, peningkatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha, hingga penggalian potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap optimal.
Selain itu, DPM-PTSP Halmahera Selatan juga mendorong optimalisasi layanan perizinan berbasis daring. Menurut Nasir, digitalisasi layanan menjadi kunci untuk menciptakan proses perizinan yang lebih sederhana, cepat, dan transparan.
"Dengan pelayanan online yang semakin mudah, kami berharap iklim investasi terus tumbuh dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan PAD di Halmahera Selatan," pungkasnya. (Ar/red)
