Gema Syiar Islam di Gane Timur: Kampung Ramadhan Desa Maffa Jilid II Ditutup

Sebarkan:
Foto bersama usai acara penutupan
HALSEL, PotretMalut - Riuh rendah lantunan suara adzan dan puitisasi Islami yang mewarnai Desa Maffa resmi berakhir. Perhelatan Kampung Ramadhan ke-2 yang digagas oleh Ikatan Pemuda Pemudi Faisinglo Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, resmi ditutup dengan penuh khidmat pada Senin (16/03/2026) malam.

Acara yang dirangkaikan dengan berbagai lomba religi seperti Adzan, Busana Muslim, hingga Puisi Islami ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan momentum mempererat tali silaturahmi di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Pemuda Pemudi Faisinglo, Gafur Ilham, dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh peserta dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap anak yang berani tampil di panggung adalah pemenang sejati.

"Semangat Ramadan ini harus tetap menyala di hati kita, meski lampu-lampu di panggung ini segera padam. Untuk seluruh peserta, kalian semua adalah pemenang karena telah berani menampilkan bakat dan syiar Islam dengan luar biasa," ujar Gafur penuh haru.

Ia juga menambahkan bahwa bagi mereka yang belum berkesempatan membawa pulang trofi, tidak perlu berkecil hati karena niat baik menyiarkan agama telah tercatat sebagai pahala.

Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Desa Maffa, Harun Hamid. Ia menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak kemajuan desa.

Harun berharap kekompakan ini terus terjaga agar pemuda dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membangun Maffa ke arah yang lebih baik.

Malam penutupan ini berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, di antaranya Sesepuh Pemuda-Pemudi Desa Maffa, Kepala Desa Kebun Raja, Kepala Puskesmas Sumber Makmur, serta Perwakilan Kecamatan dan Polsek Gane Timur.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan berbagai hadiah menarik bagi para juara, mulai dari piagam penghargaan, piala, hingga perlengkapan ibadah seperti sajadah, mukena, songkok, baju koko, dan gamis. Tak hanya itu, tersedia juga paket alat tulis serta uang tunai senilai ratusan ribu rupiah sebagai motivasi untuk terus berkarya.

"Sampai jumpa di Kampung Ramadan tahun depan," tutup Gafur, menandai berakhirnya rangkaian acara yang telah menjadi ikon religi di Desa Maffa tersebut. (Ar/red)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini