![]() |
| Foto bersama panitia pelaksana |
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Sagea itu, mengusung tema "Bulan Ramadhan sebagai Momentum Penguatan Pendidikan dan Keagamaan di Era Digital".
Ketua Panitia Kegiatan, Sabri Anwar, mengatakan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat penting bagi umat Islam, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan keagamaan, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menjelaskan, di tengah perkembangan teknologi dan era digital saat ini, masyarakat memiliki kemudahan dalam mengakses berbagai sumber pembelajaran agama melalui media sosial, kajian daring, maupun platform digital lainnya.
Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak benar serta konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.
"Karena itu, melalui kegiatan Ramadhan ini kami berharap, masyarakat khususnya generasi muda, dapat memanfaatkan teknologi secara bijak serta tetap berpegang pada nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sabri, Kamis (12/03/2026).
Adapun kegiatan yang dilombakan dalam perayaan Ramadhan itu diantaranya kajian Islam, tadarus Al-Qur’an, Lomba adzan, tilawah, baca puisi dan ceramah agama. (Calu/red)
