![]() |
| Kaban Esda Setda Halmahera Tengah, Turmudzi Ismail |
HALTENG, PotretMalut - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menyiapkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, yang khusus dialokasikan bagi kendaraan angkutan umum yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda).
Kepala Bagian Ekonomi dan SDA (Esda) Setda Halmahera Tengah, Turmudzi Ismail, menjelaskan bahwa penyaluran komoditas ini akan memanfaatkan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang telah ditunjuk secara resmi.
"PT Potons Inti Jaya akan menyediakan Pertalite dan solar masing-masing 10 ton, dan SPBU Weda Karya Utama menyiapkan pertalite 15 ton dan solar 15 ton," ujar Turmudzi, Selasa (17/06/2026).
Turmudzi menegaskan pentingnya integrasi sistem digital dalam program ini. Pihak Organda yang berdomisili di Halmahera Tengah, diminta segera melengkapi dokumen kendaraan sebagai syarat mutlak pendaftaran pada aplikasi MyPertamina.
"Kami sudah menyampaikan kepada Organda agar menyiapkan seluruh dokumen kendaraan. Ini merupakan syarat utama untuk mendapatkan BBM subsidi," jelasnya.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 300 kendaraan telah menyerahkan berkas administrasi. Pengumpulan dokumen ini bertujuan untuk mendapatkan barcode khusus sebagai identitas resmi penerima manfaat.
"Setiap kendaraan wajib terdaftar dan memiliki barcode. Tanpa itu, kendaraan tidak dapat mengakses BBM subsidi yang telah disiapkan," tegas Turmudzi.
Setelah seluruh proses pendataan rampung, pemerintah daerah berkomitmen untuk mematangkan sistem distribusi di lapangan. Dalam waktu dekat, dijadwalkan rapat koordinasi bersama Komisi II DPRD Halmahera Tengah dan pihak Pertamina.
Rapat tersebut akan fokus membahas regulasi serta teknis pengawasan penyaluran di lembaga penyalur.
"Saat ini kami masih menunggu pihak Organda menyelesaikan pengumpulan dokumen kendaraan. Setelah itu akan dilakukan pembahasan lebih lanjut bersama DPRD dan Pertamina," pungkasnya. (Calu/red)
