Dinsos Halsel Presentasikan Inovasi SIAGA SATU di Panggung LAN RI

Sebarkan:
Kepala Dinas Sosial Halmahera Selatan, Fadjri S. Kambey
MAKASSAR, PotretMalut - Inovasi penanganan kemiskinan yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui program SIAGA SATU (Akselerasi dan Integrasi Penanganan Kemiskinan Terpadu) mencuri perhatian di panggung nasional.

Program unggulan ini dipresentasikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Selatan, Fadjri S. Kambey, dalam Pameran Inovasi dan Seminar Akhir Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) di Makassar, yang berlangsung sejak Senin hingga Jumat 27-31 Juli.

Dalam pemaparannya pada Selasa (28/07/2026), Fadjri menjelaskan bahwa SIAGA SATU hadir sebagai inovasi modern berbasis data, untuk meningkatkan ketepatan sasaran program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan secara terintegrasi.

"Melalui SIAGA SATU, sistem pendataan masyarakat miskin diubah dari metode statis menjadi data dinamis yang diperbarui secara berkelanjutan. Dengan begitu, kondisi nyata masyarakat di lapangan dapat dipantau jauh lebih cepat dan akurat," ujar Fadjri.

Inovasi ini tidak hanya mengandalkan pembaruan data, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini diwujudkan melalui pembentukan Tim Efektif Lintas Sektor yang terintegrasi dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sebagai payung hukum dan standarisasi kerja, Pemkab Halmahera Selatan telah menyusun dokumen strategis melalui Focus Group Discussion (FGD).

Langkah ini menghasilkan Surat Keputusan Bupati Nomor 142.A Tahun 2026 tentang Integrasi Data Kemiskinan Terpadu atau SIAGA SATU, lengkap dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) validasi data demi menjamin proses yang transparan dan akuntabel.

Fadjri menambahkan, salah satu pilar utama dari program ini adalah pemanfaatan teknologi digital berupa Dashboard SIAGA SATU.

"Dashboard ini berfungsi sebagai pusat kendali digital yang mengintegrasikan data dari tingkat desa melalui mekanisme bottom-up. Lewat sistem ini, pemerintah bisa memantau perkembangan data kemiskinan, sebaran penerima bantuan sosial, hingga efektivitas program secara real-time," jelasnya.

Selain keunggulan teknologi, kekuatan utama SIAGA SATU terletak pada aspek manusianya melalui penerapan 'Model Keroyokan'. Pola kerja kolaboratif lintas OPD ini diterapkan langsung dalam proses validasi lapangan, diseminasi informasi, hingga memastikan bantuan sosial benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang berhak.

Fadjri menegaskan bahwa SIAGA SATU bukan sekadar aplikasi atau inovasi digital musiman. Program ini adalah sebuah gerakan bersama untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan serta mendongkrak kualitas pelayanan publik berbasis data.

Menutup presentasinya, Kepala Dinas Sosial Halmahera Selatan ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus merapatkan barisan dan memperkuat kolaborasi.

"SIAGA SATU bukan sekadar sebuah inovasi, tetapi gerakan bersama dalam menghadirkan keadilan sosial melalui satu data, satu aksi, dan satu tujuan menuju Halmahera Selatan yang tersenyum," pungkas Fadjri optimis.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini