Dua Kali Tunda Musdes, Kades Ngokomalako Diduga Rekayasa Laporan

Sebarkan:

Musdes Ngokomalako pada 17 Maret 2024

HALSEL, PotretMalut - Kepala Desa Ngokomalako Kecamatan Kayoa Utara Muhlas Hi. Yahya diduga kuat telah membuat rekayasa laporan Musyawarah Desa (Musdes)   kemudian memasukkan ke kabupaten. 

Dugaan itu muncul dan mulai tersebar saat tim dari Bappeda Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) turun di Desa Ngokomalako pada 18 Maret 2024 untuk melihat beberapa pembangunan di tahun 2023.

"Saya sampaikan ke tim Bappeda Halsel bahwa kita baru Musdes tadi malam (17 Maret). Tim Bappeda kaget dengar itu karena setahu mereka, Kades sudah memasukkan laporan Musdes ke kabupaten, dan batas waktu Musdes juga  sudah selesai," ungkap sumber di Pemdes yang diketahui juga oleh sejumlah warga, (19/03/2024).

Mendengar informasi itu, sejumlah warga yang tidak ingin disebut namanya, dengan penuh keyakinan berkata: "Berarti dia (Kades) sudah bikin rekayasa laporan Musdes seakan-akan Musdes sudah selesai kemudian dia masukkan ke kabupaten.  Padahal, Kades baru laksanakan Musdes tanggal 17 Maret. 

"Musdes tanggal 17 Maret itu hanya formalitas saja, dan terkesan dipaksakan oleh Kades. Tidak korum karena warga yang hadir hanya sekitar 10 orang lebih sudah termasuk staf pemdes dan BPD. Tidak ada satupun perempuan yang hadir," kata warga yang sempat ikut Musdes, (17/03/2024).

Selain itu, Kades yang langsung memulai dan monopoli, padahal Musdes merupakan kegiatan BPD. Tidak ada pula pendamping desa. "Kades Muhlas tidak tahu bekerja, dan akan membuat kampung dan masyarakat rusak," kesal warga.

Warga juga menceritakan, sebelumnya, Musdes dua kali dipending pelaksanaannya karena diprotes mahasiswa dan warga, sebab tidak korum dan tidak dihadiri ketua dan wakil ketua BPD.

Hingga berita ini tayang, Kades Ngokomalako belum berhasil dikonfirmasi. (tim/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini