![]() |
| Foto bersama saat pelaksanaan FGD |
Kegiatan yanh berlangsung di Emerald Hotel Ternate, untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya laut, atau pangan biru.
Kepala DKP Maluku Utara, Fauji Momole mengatakan, FGD ini digelar, untuk menyatukan perspektif lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
FGD tersebut, menjadi bagian dari inisiasi awal memperkuat program pangan biru, yaitu pangan yang berasal dari perairan laut seperti ikan hingga rumput laut.
Menurutnya, Provinsi Maluku Utara banyak memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa. Bahkan Maluku Utara masuk dalam lima besar tingkat produksi tertinggi di Indonesia.
"Maluku Utara memiliki banyak potensi kelautan dan perikanan. Apalagi Maluku Utara masuk dalam lima besar dengan tingkat produksi tertinggi di Indonesia. Untuk itu DKP ingin memastikan sumber daya ini dimanfaatkan secara optimal, untuk menjamin ketersediaan akses pangan bergizi bagi seluruh masyarakat," ungkap Fauji usai gelaran FGD.
FGD ini, tambah Fauji, melibatkan perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bappeda, Dinas Koperasi, akademisi dari Universitas Khairun dan UMMU, peneliti BRIN, kelompok nelayan, serta pelaku usaha perikanan.
"Keterlibatan beberapa OPD, pihak Akademisi dan masyarakat ini, tujuannya mempercepat capaian ketahanan pangan yang berkelanjutan di Maluku Utara," pungkasnya. (Tim/red)
