![]() |
| Foto usai FGD yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Ternate |
Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis, pejabat pimpinan tinggi pratama sekaligus mempersiapkan pejabat agar dapat memimpin secara efektif dalam menghadapi tantangan birokrasi.
Dalam PKN ini, Fhandy mengambil projek perubahan tentang Peraturan Walikota Strategi Akselerasi Cegah Dini dan Deteksi Dini Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum di Wilayah Kota Ternate.
Untuk mempertajam projek perubahan ini, digelar Fokus Group Discussion (FGD), di Aula Kantor Walikota, Rabu (15/10/2025). yang di buka langsung Sekretaris Kota Ternate, Rizal Marsaoly.
Fhandy mengatakan, dari FGD yang digelar, banyak saran dan masukan yang disampaikan oleh peserta tentang Perwali yang akan di terapkan di Kota Ternate.
"Setelah ini, tim perancang dan Perumus akan memberikan masukan dan memperbaiki, kemudian diharmonisasi baru dilakukan sosialisasi," ungkap Fhandy.
Sosialisasi Perwali kepada masyarakat, Linmas dan Babinkamtibmas, akan dilakukan tiga kali. Setelah disosialisasi baru bisa diterapkan di Ternate.
Sementara Rizal Marsaoly saat membuka FGD menyampaikan, FGD tersebut adalah bagian dari tahapan sebelum reformer kembali untuk menyelesaikan tahapan akhir.
"Fhandy dengan project perubahannya adalah mendeteksi dini gangguan dan ketertiban umum. Saya melihat ini salah satu inovasi yang menarik dan sangat inovatif," ujar Rizal.
Project perubahan bagi seorang reformer, lanjut dia, diharapkan dapat menghadapi tantangan ke depa, dan bisa menjadi yurisprudensi atau dasar yang nantinya menjadi program unggulan dari Satpol-PP Kota Ternate.
"Tadi kan ada beberapa harapan yang sebagai jangka pendek, menengah, dan panjang, untuk nantinya memperkuat Perwali," pungkasnya. (Ham/red)
