![]() |
| Bupati Ikram saat menyampaikan program prioritas kepada masyarakat dalam acara Halalbihalal |
Agenda yang berlangsung di Masjid Ar-Rahman Desa Wailegi ini, dihadiri oleh Bupati, wakil bupati, sekretaris Daerah, kepala-kepala OPD, serta Ketua dan Ketua I TP-PKK Kabupaten Halmahera Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menyampaikan beberapa program prioritas. Diantaranya program pengelolaan sampah, insentif dan bantuan sosial, pemeriksaan kesegaran gratis, pendidikan gratis, listrik gratis, hingga program RLH yang belakangan menjadi primoda masyarakat Halmahera Tengah.
Bupati menegaskan, seluruh program yang telah dicanangkan hanya bisa sukses berjalan jika ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat bersama-sama pemerintah. Kalau pemerintah sendiri tidak bisa jalan, Masyarakat sendiri juga tidak bisa jalan, maka kita harus sama-sama," ujar Bupati.
Terkait listrik gratis, Bupati Ikram menyebutkan program ini akan mulai berjalan pada april 2026.
"penerima listrik gratis ini datanya nanti dari pemerintah desa, dengan beberapa kriteria yang harus terpenuhi. Rumah tangga yang akan menerima token gratis ini sudah teridentifikasi," sebut Bupati.
Sementara, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil menuturkan, untuk pengelolaan sampah, di tahun 2026 ini akan dimulai dari masing-masing rumah, yang kemudian pilah sehingga bisa dikelola dengan baik.
"Pengolahan sampah ini akan dimulai dari masing-masing rumah. Sudah ada komunitas yang akan menimbang sampah, dan gerakan ini akan bekerjasama dengan PKK. Insya Allah ini bisa bermanfaat," tuturnya.
Selain itu, politisi Partai Gerindra ini menekan terkait program kesehatan gratis terutama cek kesehatan, kedepannya akan menjadi syarat administrasi untuk penerima insentif. "Kedepan, seluruh penerima manfaat harus memiliki sertifikat cek kesehatan gratis, " tambah Ahlan.
Selain itu, Ahlan juga menambahkan terkait urusan perkuliahan bagi mahasiswa asal Halmahera Tengah yang dibayarkan Pemda, jika ada yang belum terakomodir, bisa langsung disampaikan ke Pemda.
Sekretaris Daerah, Bahri Sudirman menyebutkan, Halalbihalal yang digelar adalah bagian dari utang Pemda yang belum terlaksana pada Ramadhan kemarin.
"Di Ramadhan kemarin Safari Ramadhan tidak sempat dilaksanakan diseluruh Kecamatan. Ini yang mendasari sehingga Halalbihalal ini dilaksanakan," sebutnya.
Sekda menambahkan, Patani adalah Kecamatan dilaksanakan Halalbihalal, sebelumnya di telah berlangsung di Kecamatan Patani Barat, dan besak pada 24 Maret, agenda tersebut adakan dilaksanakan di Kecamatan Patani Timur dan Patani Utara. (Tim/red)
