![]() |
| Rapat Lintas Komisi DPRD Halmahera Selatan |
Dalam rapat lintas komisi dengan yang berlangsung di ruang Banggar DPRD pada Rabu (01/04/2026), tujuh fraksi besar PKB, Gerindra, NasDem, Golkar, PSI, PDIP, dan PKS, dengan melibatkan para pihak yang bersengketa di Desa Sologi, secara mengejutkan DPRD kompak menolak usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Angket.
Mayoritas fraksi menilai, Pansus Angket hanya akan memperpanjang proses dan justru tidak memberikan solusi instan bagi kebutuhan mendesak warga di lapangan.
Sebagai gantinya, DPRD resmi mendorong pembentukan Tim Percepatan Penyelesaian Sengketa. Tim ini didesain sebagai unit taktis yang melibatkan unsur pemerintah daerah agar bisa bekerja lebih lincah, transparan, dan langsung menyentuh akar persoalan.
Hal ini merupakan langkah mengutamakan solusi nyata. Stabilitas sosial dan kepastian hukum bagi warga Kawasi dan Soligi adalah harga mati yang tidak boleh tertunda oleh pendekatan politik yang berlarut-larut.
Langkah berani ini menjadi sinyal kuat bahwa parlemen lebih memprioritaskan hasil daripada sekadar seremoni politik. Dengan keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam tim ini, sengketa lahan yang melibatkan berbagai kepentingan tersebut diharapkan dapat diselesaikan secara adil dan berkelanjutan. (Ibnu/red)
