![]() |
| Ketua Posko Tanggap Darurat, Rizal Marsaoly |
Langkah prioritas yang diambil meliputi pembangunan kembali rumah warga, rumah ibadah (gereja), fasilitas pendidikan, hingga kantor pemerintahan yang mengalami kerusakan.
Ketua Posko Tanggap Darurat, Rizal Marsaoly, mengungkapkan bahwa berdasarkan rekapitulasi data terbaru, terdapat total 263 unit fasilitas yang terdampak bencana tersebut. Sektor hunian warga menjadi yang paling terdampak dengan rincian 126 unit rusak ringan, sementara sisanya masuk dalam kategori rusak sedang dan berat.
Kolaborasi Pemkot, Pemprov, dan Pusat
Rizal menjelaskan bahwa penanganan ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Untuk perbaikan gereja dan rumah warga, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan.
"Bantuan tersebut sudah disampaikan langsung oleh Ibu Gubernur di hadapan warga saat meninjau lapangan beberapa waktu lalu," ujar Rizal pada Senin (13/04/2026).
Selain dukungan provinsi, Pemkot Ternate juga bergerak cepat berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan Rakyat. Fokus utamanya adalah mengupayakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terdampak gempa.
Data Terverifikasi dan Proses Bertahap
Memastikan bantuan tepat sasaran, Rizal menegaskan bahwa seluruh data korban telah diverifikasi secara ketat, lengkap dengan dokumen administrasi seperti KK dan KTP. Namun, ia meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pembangunan harus mengikuti mekanisme program pemerintah pusat.
"Proses pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan. Ada tahapan dan mekanisme yang harus dilalui. Koordinasi dengan kementerian saat ini sedang berjalan, dan kami berharap prosesnya bisa dipercepat," jelasnya.
Menutup keterangannya, Pemkot Ternate menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam membuka akses bantuan.
Diharapkan dengan sinergi ini, warga terdampak di Batang Dua dapat segera menempati hunian yang layak dan mendapatkan fasilitas publik yang fungsional kembali. (Ham/red)
