Pelabuhan Tokaka Sisa Rangka, Pemkab Halsel Didesak Segera Perbaiki

Sebarkan:
Kondisi Pelabuhan Tokaka (Foto: Warga)
HALSEL, PotretMalut - Pelabuhan Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Infrastruktur vital yang menjadi urat nadi transportasi laut bagi masyarakat setempat rusak berat, menyisakan rangka beton terbuka yang mengancam keselamatan warga setiap harinya.

Lantai jembatan pelabuhan yang menjadi jalur utama keluar-masuk penumpang dan barang kini sebagian besar telah hancur. Warga yang melintas terpaksa bertaruh nyawa berjalan di atas sisa-sisa rangka beton.

Risiko terpeleset dan terjatuh ke laut menjadi ancaman nyata, terutama saat cuaca buruk, gelombang tinggi, serta bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Mantan Ketua Bidang Humas Ikatan Pelajar Mahasiswa Tokaka (IPMAT), Hifdan Ibrahim, menegaskan bahwa pelabuhan ini memiliki peran yang sangat strategis.

"Pelabuhan Desa Tokaka adalah penghubung utama mobilitas masyarakat. Dari sinilah aktivitas ekonomi berputar, mulai dari distribusi hasil tangkapan nelayan, pengangkutan hasil pertanian, hingga akses warga menuju pusat pemerintahan, pendidikan, dan layanan kesehatan," ungkap Hifdan, Rabu (29/07/2026).

Ia menyebutkan, jika kerusakan ini terus dibiarkan, roda perekonomian desa dipastikan akan terhambat dan pelayanan publik bagi masyarakat akan semakin melambat.

Ironisnya, meski kerusakan ini sudah berlangsung lama dan kondisinya kian memburuk seiring waktu, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk melakukan perbaikan. 

"Kehadiran negara dan pemerintah daerah sangat dinantikan oleh masyarakat pesisir Tokaka," ujarnya.

Hifdan mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, serta instansi terkait untuk segera turun ke lapangan melihat kondisi riil, dan mengalokasikan anggaran rehabilitasi atau pembangunan kembali pelabuhan tersebut.

"Pelabuhan yang aman dan layak bukanlah sebuah kemewahan atau proyek biasa, melainkan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan akses transportasi yang aman," tuturnya.

"Kami berharap pemerintah tidak menunggu adanya korban jiwa jatuh ke laut sebelum akhirnya mengambil tindakan nyata. Kami tidak membutuhkan janji manis, melainkan aksi nyata di lapangan," pungkasnya. (Red/PM)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini