![]() |
| Jansen Lazarus Filipi Paulus Korban Penembakan oleh OTK |
Akibat insiden tersebut, Jansen mengalami luka serius di dada kanan yang diduga kuat akibat terjangan proyektil senjata angin (bets). Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Labuha.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Kamis (23/07/2026), petaka ini bermula ketika Jansen bertolak dari rumahnya di kawasan perbukitan menggunakan sepeda motor. Saat melintasi jalanan menurun menuju tempat ibadah, sebuah hentakan keras tiba-tiba menghantam dada kanannya disertai rasa nyeri yang hebat.
Awalnya, Jansen mengira rasa sakit tersebut hanyalah keram otot atau benturan biasa. Namun, hantaman yang kuat membuatnya kehilangan kendali atas sepeda motor hingga terjatuh.
"Setelah jatuh saya bangun dan melihat baju sudah berlumuran darah. Saya kemudian kembali ke rumah. Setelah membuka baju, baru saya melihat ada luka di dada kanan," ungkap Jansen mengenang momen mencekam tersebut.
Jansen menduga tembakan dilepaskan dari arah depan. Hal ini diperkuat oleh posisi luka di dada kanan, sementara proyektilnya diduga kuat menembus hingga ke bagian belakang tubuhnya.
Menyadari luka yang diderita cukup parah, pihak keluarga langsung melarikan Jansen ke RSUD Labuha untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Insiden ini menyisakan trauma mendalam bagi keluarga korban. Mertua korban, Yosias Rumapar, dengan tegas mendesak Polres Halmahera Selatan untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Menurutnya, pihak keluarga kini diselimuti rasa takut yang luar biasa karena pelaku masih berkeliaran bebas.
"Kami mendesak Polres Halmahera Selatan segera mengungkap pelaku dan motifnya. Ini bukan kejadian biasa. Menantu saya menjadi korban saat hendak pergi beribadah. Keluarga kami sekarang sudah tidak merasa aman. Jangan sampai pelaku terus berkeliaran dan ada korban berikutnya," ujar Yosias.
Keluarga berharap aparat kepolisian bertindak cepat secara profesional dan transparan dalam mengumpulkan barang bukti, mengidentifikasi pelaku, serta menguak motif di balik penembakan ini demi mengembalikan rasa aman masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus penembakan misterius tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian setempat. (Ar/red)
