HMI Cabang Ternate Desak Pencopotan Kepala PLN Saketa Terkait Dugaan Kasus Solar 30 Ton

Sebarkan:
PLN ULP Saketa
TERNATE, PotretMalut - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate, mendesak PT PLN (Persero) untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir.

Desakan ini mencuat menyusul adanya dugaan penyelewengan dan pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar, yang diperkirakan mencapai 30 ton di lingkungan PLN ULP Saketa. 

Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Ternate, Rizky Ramli, menilai penanganan perkara yang saat ini bergulir di Polsek Saketa, Kecamatan Gane Barat, berjalan sangat lamban. Oleh karena itu, pihaknya meminta Polda Maluku Utara segera turun tangan mengambil alih atau melakukan supervisi terhadap proses penyidikan. 

"Kami mempertanyakan kenapa kasus ini begitu lamban ditangani. Polsek memiliki kewenangan untuk masuk, memeriksa, mengamankan barang bukti, dan menelusuri alur BBM tersebut. Sangat tidak mungkin persoalan ini tidak bisa dibongkar jika ditangani secara serius," ujar Rizky kepada media, Selasa (11/8/2026). 

Rizky menegaskan, penyelidikan kepolisian tidak boleh berhenti pada pelaku yang ditemukan di lapangan saja. Polisi dituntut mengusut tuntas mekanisme keluarnya BBM dari lingkungan PLN, pemilik akses, pihak yang mengetahui, hingga hilir penyaluran minyak bersubsidi tersebut, termasuk penampung atau pembelinya. 

Selain penegakan hukum, HMI juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan internal di PLN ULP Saketa. Rizky menilai janggal jika penyelewengan dalam volume puluhan ton bisa terjadi tanpa terdeteksi oleh manajemen internal. 

"Kalau benar jumlahnya mencapai puluhan ton, sangat penting dibongkar bagaimana BBM itu bisa keluar dari lingkungan PLN. Kepala ULP harus jujur dan berani membuka persoalan ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi karena yang dirugikan bukan hanya perusahaan, tetapi negara dan masyarakat," tegasnya. 

Merespons situasi ini, HMI Cabang Ternate mengeluarkan tuntutan resmi kepada manajemen PT PLN (Persero) untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap sistem penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga penggunaan BBM di PLN ULP Saketa. Jika hasil audit menemukan adanya kelalaian atau pelanggaran taktis, PLN didesak mengambil tindakan tegas berupa pencopotan Muhammad Munir dari jabatannya selaku Kepala PLN ULP Saketa. 

HMI Cabang Ternate menyatakan berkomitmen penuh untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka meminta aparat penegak hukum membongkar seluruh rantai mafia penyelewengan BBM ini, tanpa tebang pilih terhadap keterlibatan pihak internal maupun eksternal. (Ar/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini