Pemprov Malut dan Harita Nickel Resmikan Sederet Infrastruktur hingga Program Pemberdayaan

Sebarkan:
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Menyerahkan Cendera Mata Kepada Direktur Utama Harita Nickel, Roy Arman Arfandy
SOFIFI, PotretMalut - Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, resmi memperkuat kolaborasi strategis. Kerja sama ini mencakup pengembangan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, lingkungan, perikanan, serta peningkatan keterampilan generasi muda.

Sinergi tersebut dikukuhkan dalam acara "Temu Sinergi Harita Nickel dan Pemprov Malut" yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Utara, Kamis (27/08/2026).

Dalam kegiatan ini, dilakukan penandatanganan prasasti dan peresmian simbolis empat jembatan hasil kolaborasi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Infrastruktur tersebut meliputi Jembatan Gantung Dodoku Horikiwo di Desa Bobo, Jembatan Rijang, Jembatan Dial, dan Jembatan Merah Putih Sungai Doko di Desa Gambaru.

Selain infrastruktur jalan, agenda ini juga meresmikan gerai UMKM binaan Harita Nickel. Dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bidang pendidikan, sosial, kemasyarakatan, dan lingkungan hidup bersama Universitas Khairun (Unkhair).

Sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan ekonomi, diserahkan bantuan dua unit truk sampah untuk Pemkot Ternate dan Pemkab Halmahera Selatan.

Kelompok nelayan Soligi juga menerima bantuan kapal penampung ikan berkapasitas 10 GT. Momentum ini pun dirangkaikan dengan wisuda peserta Program Vokasi PELITA Batch IV dan V.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Harita Nickel yang telah menjadi mitra strategis provinsi sejak tahun 2010.

"Kami melihat Harita Nickel sebagai mitra strategis Provinsi Maluku Utara. Terima kasih atas kerja sama baiknya yang telah membuka banyak lapangan pekerjaan di Maluku Utara. Hari ini kita juga menandatangani prasasti dan menerima berbagai bantuan CSR yang sangat bermanfaat," ujar Sherly.

Sementara itu, Direktur Utama Harita Nickel, Roy Arman Arfandy, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat Maluku Utara, dengan menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan.

"Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat tumbuh dan membangun masa depan bersama. Ukuran keberhasilan keberlanjutan kami bukan sekadar angka pertumbuhan ekonomi, melainkan sejauh mana kemajuan ini mampu mendekatkan pelayanan, membuka kesempatan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Roy.

Roy juga mengaku bangga atas kelulusan para wisudawan program PELITA (Pelatihan Keterampilan Pemuda Obi), khususnya anak-anak muda asal Pulau Obi. Menurutnya, investasi pada kapasitas generasi muda merupakan prioritas utama perusahaan agar mereka mampu mengambil peran dalam masa depan daerahnya.

Dampak positif dari program kolaborasi ini dirasakan langsung oleh warga. Ibrahim, perwakilan kelompok nelayan Desa Soligi, bersyukur atas bantuan kapal 10 GT yang dalam proses pembangunannya turut melibatkan tenaga kerja lokal.

"Kapal ini diharapkan akan membantu operasional kami melaut. Semua nelayan Soligi memiliki hak yang sama untuk memanfaatkannya demi meningkatkan penghasilan keluarga," ungkap Ibrahim.

Rasa bangga juga diutarakan oleh Sri Ayuni Zakaria, alumni Program PELITA Batch III asal Desa Soligi yang kini sedang menjalani magang di Harita Nickel setelah menyelesaikan pelatihan Bahasa Mandarin.

"Saya sangat bersyukur bisa diikutsertakan dalam kegiatan hari ini dan bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Di hadapan Ibu Sherly dan Bapak Sarbin Sehe, saya berharap program PELITA terus berlanjut dan semakin membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi Obi untuk berkembang," harap Sri.
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini