![]() |
| Upacara Peringati Hardiknas di Halaman Kantor Wali Kota Ternate |
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menyampaikan, pentingnya Hari Pendidikan Nasional untuk meningkatkan komitmen menyediakan pendidikan yang berkualitas.
"Pendidikan tidak boleh diskriminatif berdasarkan agama, fisik, suku, atau hal lain, yang bisa menghalangi akses pendidikan," ungkapnya.
Pendidikan, sebut Tauhid, sebagai hak asasi setiap individu, untuk membentuk kepribadian dan akhlak yang baik, serta membantu dalam penguasaan ilmu dan keterampilan.
Dalam konteks kebangsaan, pendidikan adalah alat untuk mobilitas sosial dan meningkatkan martabat bangsa. Sehingga pendidikan dijadikan prioritas oleh Presiden Prabowo. Presiden ingin memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperbaiki sarana, memberikan pembelajaran digital, serta meningkatkan kinerja guru.
"Guru diharapkan menjadi mentor dan pembimbing bagi siswa, dan berperan aktif dalam pendidikan," terangnya.
Tauhid menyebutkan, kerjasama diperlukan antara pemerintah, orang tua, masyarakat, dan dunia usaha untuk mencapai tujuan ini. Kementerian Pendidikan juga telah memulai langkah konkret untuk meningkatkan pendidikan dengan memperbaiki tata kelola dan kurikulum.
"Mereka menerapkan kebijakan tujuh kebiasaan baik untuk anak dan program Pagi Ceria untuk mendukung pendidikan karakter," pungkasnya. (Ham/red)
