Gunakan Sistem Zonasi, Pemkab Halsel Pacu Pembangunan Jalan di Wilayah Gane pada 2027

Sebarkan:
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Halsel, Ridwan (Foto:Ar)
HALSEL, PotretMalut - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berencana melakukan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah kecamatan di wilayah Gane pada tahun 2027.

Program strategis ini mengusung sistem berbasis zonasi, sebuah konsep kewilayahan yang dicanangkan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan untuk mendorong pemerataan kemajuan daerah.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Selatan, Ridwan, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memetakan dan mengecek ruas-ruas jalan di wilayah Gane yang masuk dalam kewenangan kabupaten, berdasarkan Surat Keputusan (SK).

"Kan sekarang sistemnya Pak Bupati itu adalah berbasis zonasi. Sehingga untuk tahun depan ada di bagian Gane," ujar Ridwan saat diwawancarai, Senin (14/09/2026).

Beberapa titik yang masuk dalam rencana evaluasi pengerjaan kabupaten meliputi jalan di dalam Desa Maffa, jalur Translalubi-Samo, Gane Luar, Bisui, Saketa, hingga beberapa wilayah di ibu kota kecamatan.

Sementara itu, untuk jalur Matuting menuju Bisui dan Saketa, serta jalur Matuting yang menghubungkan ke Weda (Halmahera Tengah), pengerjaannya menjadi ranah pihak lain karena berstatus sebagai jalan provinsi dan nasional.

Ridwan menambahkan, realisasi pengerjaan proyek jalan ini akan disesuaikan dengan tingkat urgensi dan kebijakan bupati, mengingat tidak semua ruas jalan yang direncanakan dapat dikerjakan secara bersamaan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah jalan di Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, yang kondisinya saat ini sudah rusak parah. Dinas PUPR berharap penuh, proyek di wilayah ini dapat terealisasi pada tahun 2027.

Berdasarkan data SK, estimasi pembangunan jalan di Desa Maffa mencapai panjang 4 kilometer. Kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut ditaksir berkisar antara Rp 2 hingga Rp 8 miliar.

Sumber pendanaan tersebut nantinya diusulkan melalui beberapa skema, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Usulannya tahun depan. Mudah-mudahan sudah bisa terlaksana. Melihat kondisi jalan, entah lapen ataukah hotmix, yang terpenting bermanfaat untuk masyarakat setempat," pungkas Ridwan. (Ar/red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini